|
|
 |
| |
|
| |
 |
 |
Index Opini |
Senin, 6 Februari 2012 Dewi Antara KPK, Wisma Atlet dan Dewan Pembina Ada hal yang menarik untuk diikuti dalam pemberitaan di media massa akhir-akhir ini. Pemberitaan di medi massa didominasi oleh berita tentang KPK, Kasus Wisma Atlet dan Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) yang mulai mengambil sikap tegas atas kredibilitas para pejabat teras Partai pemenang pemilu 2009 tersebut. |
Senin, 6 Februari 2012 woro Semua Orang Sama di Hadapan Hukum, termasuk Kader Partai Demokrat Komisi Pemberantasan Korupsi membuat kemajuan dalam pengusutan kasus korupsi wisma atlet SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan, dengan menetapkan anggota Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat, Angelina Sondakh, sebagai tersangka. Angelina menyusul Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini diadili di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi Jakarta.
|
Minggu, 5 Februari 2012 Riris Pembunuh Paling Sadis adalah Narkoba Tentu kita tak mudah melupakan kecelakaan di Tugu Tani, Jakarta, kecelakaan jalan raya yang menewaskan 9 orang pejalan kaki. Pengemudinya adalah seorang perempuan bernama Afriani Susanti, hasil tes laboratorium dan pemeriksaan pihak kepolisian menunjukkan Afriani mengendarai mobil dalam kondisi mabuk karena pengaruh narkoba. |
Sabtu, 4 Februari 2012 wawan Buruh Blokir Tol, Pengusaha Relokasi Pabrik ke Luar Negeri Aksi blokir tol kini jadi senjata buruh untuk menyampaikan keinginannya. Tindakan tersebut mengkhawatirkan kalangan pengusaha. Apabila ada sedikit persoalan buruh mengambil tindakan demo anarki, pengusaha pun akan berpikir mempertahankan pabriknya di Indonesia dan akhirnya akan banyak yang mengalihkan usahanya ke Laos atau Myanmar. Untuk kasus di Bekasi dan yang belakangan ini terjadi di Tangerang, sudah banyak pengusaha yang berpikir untuk memindahkan pabriknya. |
Sabtu, 4 Februari 2012 farel Pilkada Aceh Diundur Demi Kedamaian dan Ketentraman Rakyat Aceh Semua pihak agar tidak memunculkan aksi kekerasan sebagai bagian dari gerakan politik, khususnya menjelang pelaksanaan pilkada. Jangan lagi saling gontok-gontokan, menjatuhkan, apalagi memunculkan aksi kekerasan sebagai bagian dari gerakan politik. |
Jumat, 3 Februari 2012 Andi Fachrudin Harus Ada Komitmen Tegakkan Hukum di Papua Indonesia adalah Negara yang berdaulat dan berdasarkan hukum. Penegakan supremasi hukum harus menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan masalah di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua. Oleh karena itu, harus ada komitmen bersama untuk menegakkan hukum di Papua.
|
Jumat, 3 Februari 2012 Johan Wanggai Dukung Dialog Damai Papua Dialog atau musyawarah merupakan cara yang baik dan damai dalam menyelesaikan setiap masalah, termasuk penyelesaian masalah Papua. Banyak pihak mendukung upaya dialog damai pamerintah untuk menuntaskan masalah Papua. |
Jumat, 3 Februari 2012 Dewi Lestari Konflik Papua, Pemerintah Diharapakan Kedepankan Dialog Papua kembali dirundung duka, salah satu putra bangsa kembali menjadi korban dari peliknya konflik yang telah berlangsung lama tersebut. Sabtu, 28 Januari 2012, seorang Polisi tewas dalam baku tembak antara Polisi dan OPM di Puncak Jaya Papua. Kompleksitas permasalahan di Papua (ekonomi, sosial, budaya dan politik) yang dihadapi hari ini merupakan dampak dari konflik yang berlangsung di Papua selama hampir setengah abad (sejak 1961).
|
Kamis, 2 Februari 2012 Angkasa Waspadai Gangguan Keamanan Jelang Pilkada Papua Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, menyatakan, Sebanyak 73 daerah akan menyelenggarakan pemilu kepala daerah, meliputi gubernur, bupati, dan wali kota beserta wakilnya pada 2012, termasuk pelaksanaan Pilkada Aceh dan Pilkada Papua yang sempat tertunda. |
Rabu, 1 Februari 2012 farel Rakyat Aceh Mendukung Pilkada Damai dan Sejuk Kepada calon kepala daerah, pendukung, masyarakat dan politisi hendaknya memberikan suasana sejuk untuk kelancaran dan keamanan penyelenggaraan pilkada supaya berlangsung dengan tenang, jujur, dan adil. Untuk itu, diharapkan semua pihak mau memberikan dukungannya untuk menjaga agar pilkada dapat berlangsung aman dan damai, sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, dan jujur serta adil. |
Rabu, 1 Februari 2012 wawan Demo Buruh Tidak Simpatik Aksi demo turun ke jalan, apa pun yang menjadi latar dan fokusnya, mestinya berlangsung simpatik. Simpatik dalam arti membuat khalayak luas menaruh respek atau bahkan secara moral memberi dukungan terhadap apa yang menjadi fokus perjuangan aksi demo. Untuk itu, aksi demo mesti bisa berlangsung tertib dan santun. Aksi demo tak boleh sampai menyerupai gerombolan barbar turun gunung, sehingga khalayak luas menjadi sinis atau bahkan antipati. |
|
|
|
|
|
|
 |
|