|
Sabtu, 13 Maret 2010
Andi Basso
Waspada! Kaderisasi Teroris Terus Berlangsung
Oleh : Andi Basso
Namun ternyata ke-10 tersangka teroris yang ditangkap itu berusia antara 20 dan 30 tahun. Hal itu mengindikasikan kaderisasi gerakan radikal terus berlangsung pasca-tewasnya tokoh-tokoh penting dalam jaringan terorisme. Ini mencerminkan ruang di masyarakat untuk menyebarluaskan ajaran radikal cukup leluasa. Penyebar ajaran radikal itu tak dapat disentuh oleh perangkat hukum.
Peristiwa ini mengingatkan bahwa ancaman kejahatan terorisme semakin kuat dengan munculnya selsel baru di daerah bekas konflik seperti Aceh. Di Aceh, dulu GAM menolak masuknya kelompok teroris ini, tapi sekarang nyatanya sudah ada di sana dan ancaman terus akan ada meskipun tokoh-tokoh utamanya tertangkap ataupun tertembak mati. Eksistensi teroris tidak terlepas dari adanya tokoh-tokoh militan yang belum tertangkap, baik yang tergabung dalam Jamaah Islamiyah (JI) maupun non-JI. Selain itu, kekuatan mereka didukung banyak mantan narapidana yang terkait dengan terorisme. Napi teroris yang sudah bebas ini kembali bergabung dengan kelompok teroris.
Karenanya selama ideologi radikal ini terpelihara, sejauh itu pula terorisme akan tumbuh. Sudah semestinya ada pembinaan khusus yang dilakukan untuk melakukan rehabilitasi para mantan narapidana terorisme tersebut. Disinilah perlunya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya deradikalisasi faham radikal dan penyadaran atas ajaran teologi maut yang diyakini kalangan pelaku teror. Disinilah peran strategis ormas keagamaan untuk terus membina umatnya.
Andi Basso
Jl. Pahlawan 22 Makassar
|