|
Jumat, 12 Maret 2010
Syahnan Rajasati
PDI-P Terbelenggu Isu Pemakzulan dan Suap
Oleh : Syahnan Rajasati
Pemakzulan terhadap Boediono? Rasanya sulit terwujud, meskipun mayoritas Fraksi DPR RI memilih opsi C terkait keputusan Rekomendasi Pansus Angket Kasus Bank Century. Fraksi PDI Perjuangan yang getol menyuarakan isu pemakzulan, saat ini sedang diterpa isu berat dengan dugaan keterlibatan 19 kadernya menerima suap dalam proses pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Desakan agar 19 anggota F-PDI Perjuangan yang disebut menerima suap pemilihan Deputi Gubernur BI (Miranda Gultom) untuk mundur semakin kencang. Bahkan Ketua DPR RI Marzuki Ali mengatakan kalau anggota yang terlibat masih ngotot “mamakzulkan” Boediono dan Sri Mulyani, maka mereka yang namanya disebut terlibat menerima suap dalam proses pemilihan Gubernur BI harus mundur juga, agar lembaga DPR RI bersih dari segala bentuk tindak pidana korupsi.
Di lain pihak, bahwa syarat yang harus dilalui upaya pemakzulan adalah pengajuan perkara ke MK harus mendapat dukungan minimal 2/3 anggota DPR, dalam rapat paripurna dengan syarat kuorum dihadiri minimal 2/3 anggota DPR. Jika koalisi yang menyisakan Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)-sekitar 220 dari total 560 anggota DPR-tidak pernah hadir dalam rapat paripurna, maka upaya pemakzulan akan mentok.
Selain itu, kalau KPK tidak pernah mengonfirmasi bahwa Boediono terindikasi melakukan pidana korupsi, kasus tersebut tidak akan tersentuh hokum. Maka upaya pemakzulan terhadap gagal total, Boediono tetap bisa menjalankan tugas sebagai Wapres hingga 2014.
Setelah P. Demokrat “dihajar” lewat Pansus Century, Demokrat dipastikan akan mengevaluasi keberadaan Koalisi Partai yang tidak efektif. Maka tidak perlu diragukan, apabila kedepan Demokrat akan balik “menghajar” elite politik parpol yang diduga terlibat kasus korupsi. PDI Perjuangan seperti terbelenggu diantara isu pemakzulan dan suap. Wes..ewes, ewes bablas angine.
Syahnan Rajasati
Jl. Wahid Hasyim, Medan Baru , Kota Medan, Sumut
srajasati@gmail.com
|