|
Rabu, 10 Maret 2010
Arif Riyanto
Demokrasi Belum Disikapi Secara Bijak
Oleh : Arif Riyanto
Sistem pemerintahan Indonesia saat ini menganut sistem demokrasi. Setiap orang berhak manyatakan pendapatnya. Berbeda dengan sistem pemerintahan pada rezim Orde Baru. Kebebasan berpendapat setiap orang dibatasi dengan adanya peraturan-peraturan yang di tetapkan pada masa itu. Namun sekarang masyarakat belum paham dengan sistem demokrasi, karena kebebasan diartikan kebablasan, sehingga demokrasi belum disikapi secara bijak.
Akibat dari sistem pemerintahan demokrasi ini, kebebasan setiap orang sudah menjadi sebebas-bebasnya. Berbagai kalangan yang kontra-pemerintah, melakukan demo secara besar-besaran. Demo tersebut memberikan penilaian bahwa pemerintah hanya ingin mengedepankan kepentingan pribadinya. Seperti yang terjadi pada 2 Maret 2010. Para mahasiswa berdemo di depan gedung DPR (terkait penanganan Bank Century) dengan menyerang aparat pemerintahan ketika tidak diperkenankan masuk lingkungan gedung DPR. Demo tersebut menimbulkan kemacetan di depan gedung DPR.
Tidak hanya itu, pada hari yang sama, para mahasiswa di Makassar juga melakukan demo besar-besaran dengan merusak segala sesuatu yang ada di lingungan mereka. Mahasiswa berdemo dengan merusak benda-benda yang ada di sekitar mereka, termasuk yang menjadi milik pemerintah. Apakah pantas, seorang mahasiswa bertingkah seperti itu?
Dalam pidato presiden pada 4 Maret 2010, menanggapi keputusan sidang kasus Bank Century di Gedung DPR. Presiden mengatakan bahwa setiap kebijakan yang di ambil oleh pemerintah tidak harus dipidanakan. Pernyataan yang dikemukakan oleh presiden tersebut benar, kenapa?. Apabila setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah terdapat kesalahan dan dilanjutkan pada tindak pidana, maka siapa yang berani mengambil keputusan?.
Sistem pemerintahan yang mengupayakan sikap demokratis untuk rakyat Indonesia belum disikapi dengan bijak oleh seluruh rakyat Indonesia. Padahal setiap kebijakan yang diatur oleh pemerintah adalah untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Bagaimana sistem yang ada di Negara Indonesia lebih baik lagi, dengan munculnya pandapat yang diinginkan oleh rakyat Indonesia. Bukan malah menjelek-jelekan sistem pemerintahan.
Dengan sikap rakyat yang semacam ini, apakah sistem Indonesia yang sekarang perlu dikembalikan pada sistem Orde Baru?. Mengingat rakyat Indonesia kurang mengerti tentang arti kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi ini.
Arif Riyanto
Sentul Selatan
|