banner
banner
Tahun Baru Hijriyah 1434 H
Kamis, 21 Agustus 2014
Berita Lainnya :
Rabu, 20 Agustus 2014
Kerja Sama Intelijen dan Militer Indonesia-Australia Segera Diteken
Rabu, 20 Agustus 2014
Indonesia Jangan Jadi Penonton MEA 2015
Rabu, 20 Agustus 2014
TNI Gelar Latihan Gabungan dengan GPOI Amerika
Rabu, 20 Agustus 2014
Indonesia Darurat Infrastruktur
Selasa, 19 Agustus 2014
Target Penerimaan Negara Terancam Kampanye Hitam LSM Asing
Selasa, 19 Agustus 2014
Semestinya Koruptor Tak Dapat Remisi HUT Kemerdekaan
Selasa, 19 Agustus 2014
Kodam Cenderawasih Rangkul OPM Kembali Ke NKRI
Senin, 18 Agustus 2014
500 anggota OPM kembali ke NKRI
Senin, 18 Agustus 2014
Pemeritahan baru harus terlaksana 20 Oktober 2014
Senin, 18 Agustus 2014
Ketua KPK : Koruptor Semestinya Jangan Diberi Remisi
mimbar

Pengunjung ke :
641030
  Berita :  
 
Kamis, 21 Agustus 2014
Kantor Transisi tak pernah Kedatangan Tamu dari Demokrat dan PAN
Jagat-isu.info, Jakarta. Kantor Transisi Tim Jokowi-JK tak pernah membahas soal Partai Demokrat (PD) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang hendak merapat ke koalisi pengusung presiden dan wakil presiden terpilih, Jokowi-JK. Bahkan Kantor Transisi tidak pernah kedatangan tamu dari dua partai politik tersebut. ”Sampai hari ini kita gak ada arahan untuk membahas merapatnya Demokrat dan PAN, dan tidak ada (PD ataupun PAN) yang datang ke kantor transisi,” kata Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto di Kantor Transisi di Jalan Situbondo Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2014).
Berita selengkapnya
 
 
Kamis, 21 Agustus 2014
Presiden SBY Berhak Bawa Partainya ke Mana Pun
Jagat-isu.com, Jakarta. Terkait dengan kabar merapatnya beberapa partai ke kubu Jokowi-JK yang salah satunya adalah Partai Demokrat, pengamat politik Tjipta Lesmana menilai hal itu adalah kewenangan partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. ”Sebagai ketua umum, SBY memiliki kewenangan untuk membawa Partai Demokrat ke mana pun,” kata Tjipta.
Berita selengkapnya
 
 
Kamis, 21 Agustus 2014
Pantau MK, Presiden SBY Tunda Kunjungan Kerja ke Papua
Jagat-isu.info, Jakarta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa bertanggung jawab atas pelaksanaan Pemilu 2014. Lantaran itu, Presiden menunda kunjungan kerjanya ke Papua dan Bali untuk memantau putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres). Rencananya, Presiden SBY mendatangi sejumlah tempat di Papua, seperti Raja Ampat dan Sorong. Kepala Negara beserta rombongan pun mengunjungi Bali. Semula, kunjungan kerja itu dijadwalkan pada 21 hingga 29 Agustus.
Berita selengkapnya
 
  O p i n i  
 
Rahadian Andre
Stefan Radic berbangga dengan ajarannya, Radikal
Entah apa yang ada dibenak Stefan Radic seandai dia masih hidup. Ide, faham dan ajarannya begitu abadi dan justru semakin berkembang. Ironisnya ajarannya sudah menembus batas, bukan lagi diikuti oleh kelompoknya, namun sudah melampaui bangsa, rasial dan agama di seluruh dunia. Tumbuh suburnya paham radikal Islamic State of Iraq and Syir (ISIS) di Indonesia, akibat adanya masyarakat yang berpikiran keliru tentang pemahan agama. Di satu sisi mereka sangat bersemangat tentang agama, sementara tingkat pemahamannya dan pendidikan belum siap dari pengaruh luar. Inilah salah satu faktor munculnya islam radikal, anarkis, dan terorisme. Faktor lain yang juga turut mempengaruhi tumbuh suburnya faham ISIS adalah kondisi intern, masalah ekonomi, tidak percaya pada para pemimpinnya dan masalah-masalah sosial di masyarakat. Organisasi Negara Islam Irak dan Syam atau Islamic State in Iraq and al-Shām (ISIS) adalah organisasi penganut aliran Islam radikal. Mereka ingin memerjuangkan negara Islam di Irak dan Syuriah. ISIS itu suatu organisasi pergerakan yang berpaham radikal, yang gunakan kekerasan demi memperjuangkan apa yang diyakininya.
Berita selengkapnya
 
  W a w a n c a r a  
 
AHB/15
Wawancara Khusus Sri Mulyani, 2 Mei 2014
Jagat-Isu.Info: Jumat, 2 Mei 2014, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir sebagai saksi dalam persidangan Kasus Bank Century dengan Terdakwa Mantan Deputi Gubernur BI, Budi Mulya. Sebagai tokoh kunci dalam kebijakan Bailout Century, Sri Mulyani menekankan, bahwa kebijakan penyelamatan bank Century memang harus dilakukan. Sebab, yang diselamatkan bukan hanya bank bobrok itu, melainkan ribuan triliun aset perbankan.
Berita selengkapnya
 
 
Tajuk :
Penyelamatan Century Hindari Kerugian Lebih Besar
Penyelamatan Bank Century dilakukan untuk menyelamatkan sistem perekonomian secara keseluruhan. Indonesia dinilai berhasil melewati krisis ekonomi dengan mulus. Hal tersebut diungkapkan mantan Menteri.....
 
Tajuk lainnya
 
Polling
Radikalisme adalah suatu paham yang menghendaki adanya perubahan/pergantian terhadap suatu sistem di masyarakat sampai ke akarnya, jika perlu dilakukan dengan menggunakan cara-cara kekerasan. Atau menginginkan adanya perubahan total terhadap suatu kondisi atau semua aspek kehidupan masyarakat. Kini, di Indonesia marak aliran yang menganut paham ini. Setujukah Anda dengan paham tersebut?
Tidak Setuju
Setuju
Tidak Berkomentar
banner

Tahun Baru Hijriyah 1434 H

Copyright 2004 jagat-isu.info.