banner
banner
Tahun Baru Hijriyah 1434 H
Jumat, 29 Mei 2015
Berita Lainnya :
Kamis, 28 Mei 2015
Kejagung: Kalau Diberi Kewenangan Seperti KPK kan Mantap
Kamis, 28 Mei 2015
Fahri Hamzah Minta Ijazah Semua Anggota DPR Diperiksa
Kamis, 28 Mei 2015
DPR kembali wacanakan UU Wajib Militer
Kamis, 28 Mei 2015
Penembakan Di Mulia, Satu Orang Tewas
Kamis, 28 Mei 2015
Gorontalo Utara Fokus Tingkatkan Sarana Prasarana Perikanan
Kamis, 28 Mei 2015
Menperin Resmikan Lahirnya Asosiasi Batu Mulia Indonesia
Rabu, 27 Mei 2015
Tokoh Papua berterima kasih kepada Presiden Jokowi
Rabu, 27 Mei 2015
Menteri : jalur mudik siap sebelum puasa
Selasa, 26 Mei 2015
Gelontoran Rp 2,3 Miliar untuk Pengungsi Rohingya
Selasa, 26 Mei 2015
Jogja Ajak Masyarkat Gotong Royong Kembali
mimbar

Pengunjung ke :
648833
  Berita :  
 
Jumat, 29 Mei 2015
Presiden menilai pembangunan infrastruktur perbatasan penting
Jagat-Isu. Info Jakarta : Presiden Joko Widodo menilai pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan merupakan hal yang penting. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam keterangan pers kepada wartawan melalui pesan per telepon selular yang diterima di Jakarta, Kamis malam menjelaskan pengelolaan kawasan perbatasan merupakan salah satu kunci memajukan Indonesia. ”Pengelolaan keutuhan wilayah dan penegakan kedaulatan NKRI, pertahanan dan keamanan nasional serta pendayagunaan sumber daya alam dan pemerataan pembangunan, menjadi perhatian khusus Presiden RI,” kata Tjahjo yang juga mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Sangihe Sulawesi Utara
Berita selengkapnya
 
 
Jumat, 29 Mei 2015
Tiongkok luncurkkan TV Mandarin di Indonesia
Jagat-Isu. Info Jakarta : Pemerintah Tiongkok melalui Wakil Perdana Menteri Madam Liu Yandong meluncurkan stasiun televisi berbahasa Mandarin di Indonesia bernama ”Hi-Indo!”. ”Ini adalah salah satu kerja sama yang menandai mekanisme pertukaran antara warga Tiongkok dan Indonesia,” kata Liu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis. Liu bekunjung ke Indonesia atas undangan kenegaraan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani sejak Selasa (26/5).
Berita selengkapnya
 
 
Jumat, 29 Mei 2015
Negara Kehilangan Rp1 Triliun Bila Kebijakan Ini Diterapkan
Jagat-Isu. Info Jakarta : Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.011/2013 mengenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) kategori barang-barang konsumsi. Revisi ini penting dilakukan agar penerimaan tidak berkurang. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, nantinya dalam revisi akan ada penghapusan pajak yang berlaku untuk produk elektronik (televisi), furnitur, sampai tas mewah. Namun, PPnBM untuk kendaraan bermotor, pesawat terbang, kapal dan apartemen akan tetap berlaku. ”Di luar itu tidak lagi, seperti elektronik, keramik dan lainnya tidak kena pajak barang mewah lagi. Kalau PMK-nya minggu depan keluar, kita akan sampaikan,” ujar Bambang, usai Rapat Kerja (raker) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2015).
Berita selengkapnya
 
  O p i n i  
 
CA
Wajib Militer Bukan Mengubah Sipil Menjadi Militer
Wajib Militer Bukan Mengubah Sipil Menjadi Militer Mengenai penjagaan terhadap kedaulatan dan keamanan bangsa dan negara merupakan kewajiban semua warga negara terhadap negaranya. Hal ini berlaku terhadap negara dimanapun juga. Hal ini juga yang mendasari prakarsa tentang Wajib Militer yang pernah dicanangkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat, dan kini hal tersebut kembali akan digagas. Sebagai bangsa yang besar dengan jumlah penduduk yang besar juga disertai dengan berbagai permasalahan kerawanan konflik horizontal kebhinnekaan permasalahan. Yang saat ini sering kali menggerus energi dan keutuhan bangsa serta negara.
Berita selengkapnya
 
 
murti
Waspadai Isu Beras Plastik
Masyarakat Asia khususnya Indonesia kembali diresahkan dengan munculnya beras sintetis berbahan plastik. Jika beras plastik tersebut dicampur dengan beras biasa dan tidak diteliti dengan cermat memang akan sangat sulit sekali dibedakan, namun jika telah diteliti secara teliti terdapat perbedaan yang mencolok. Dimana untuk beras plastik ini akan memiliki tampilan yang sangat jernih tanpa adanya kotoran, sedangkan untuk beras yang asli biasanya akan terdapat warna putih ditengah-tengah beras. Jika telah dimasak, maka perbedaan antara keduanya akan semakin mencolok. Pasalnya untuk beras plastik ini akan berwarna putih menggumpal serta jika dipegang akan terasa lembek tapi kenyal dan saat dimakan akan terasa pahit. Dilaporkan oleh The Straits Times, beras plastik tersebut telah beredar di beberapa negara di kawasan Asia seperti India, Vietnam, Tiongkok dan bahkan Indonesia. Di Indonesia sendiri penemuan beras plastik ini pertama kali di ungkapkan oleh pemilik warung nasi uduk di Ruko Granade blok F19 No 37 Mustikajaya Bekasi beberapa saat lalu.
Berita selengkapnya
 
  W a w a n c a r a  
 
IP/15
INDONESIA HARUS TEGAS SIKAPI PELECEHAN BRASIL
Jagat-Isu.Info: Pemerintah Indonesia, melalui Kemenlu mengambil langkah cepat dan tegas memanggil pulang Dubes RI untuk Brasil, Toto Riyanto. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas pelecehan pemerintah Brasil yang menolak credential letter Dubes RI yang disampaikan pada Jumat (20/2) di Istana Negara Brasilia. Sikap Brasil dinilai melanggar Konvensi Wina.
Berita selengkapnya
 
 
Tajuk :
Konflik Rasial Ancam Australia, Warga Bikin #illridewithyou
Jagat-Isu.Info: Ancaman rasial mengemuka di Sydney, menyusul aksi penyanderaan dengan menggunakan simbol Islam di Lindt Chocolate Cafe di mana ada bendera hitam bertuliskan kalimat syahadat dalam huru.....
 
Tajuk lainnya
 
Polling
Radikalisme adalah suatu paham yang menghendaki adanya perubahan/pergantian terhadap suatu sistem di masyarakat sampai ke akarnya, jika perlu dilakukan dengan menggunakan cara-cara kekerasan. Atau menginginkan adanya perubahan total terhadap suatu kondisi atau semua aspek kehidupan masyarakat. Kini, di Indonesia marak aliran yang menganut paham ini. Setujukah Anda dengan paham tersebut?
Tidak Setuju
Setuju
Tidak Berkomentar
banner

Tahun Baru Hijriyah 1434 H

Copyright 2004 jagat-isu.info.