banner
banner
banner
Jumat, 3 Juli 2009
Berita Lainnya :
Kamis, 2 Juli 2009
Rumah Anggota Tim Sukses Mega-Pro Ditembak
Kamis, 2 Juli 2009
KPU Tidak Akan Ganti Spanduk Sosialisasi Pilpres
Kamis, 2 Juli 2009
Capres Harus Sportif dan Siap Kalah
Rabu, 1 Juli 2009
RI-Malaysia Sepakat Intensifkan Komunikasi
Rabu, 1 Juli 2009
Menhan: Bendera Bintang Kejora Bukan Urusan Tentara
Rabu, 1 Juli 2009
Ketua MPR Ingatkan BPKP Agar Batalkan Audit KPK
Selasa, 30 Juni 2009
BPKP Diminta Hentikan Rencana Audit KPK
Selasa, 30 Juni 2009
Kapolri: Pembayaran Layanan Publik Langsung ke Bank
Selasa, 30 Juni 2009
Presiden Dijadwalkan Resmikan Techno Park Sragen
Selasa, 30 Juni 2009
Megaproyek Bengawan Solo Janji SBY
mimbar

Pengunjung ke :
177677
  Berita :  
 
Jumat, 3 Juli 2009
Isu Media, Prabowo Paling Getol Serang Boediono
Jagat-Isu. Info : Isu seputar kampanye pemilihan presiden yang beredar di media khususnya di tujuh surat kabar nasional, selama 2- 29 Juni 2009 dipenuhi oleh isu kampanye hitam. ”Isu yang paling banyak berkembang adalah isu kampanye hitam. Isu ini paling tinggi menarik perhatian media,” kata analis politik Charta Politika Yunarto Wijaya, saat berbincang dengan wartawan di Kantor Charta Politika Jalan Cipaku II No 18 Kebayoran Baru.
Berita selengkapnya
 
 
Jumat, 3 Juli 2009
RI-Malaysia Akan Revisi MoU Tentang TKI
Jagat-Isu. Info : Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno direncanakan bertemu dengan Menteri Sumber Manusia Malaysia Subramaniam pada Minggu 5 Juli mendatang. Pertemuan tersebut akan membahas beberapa poin penting terkait dengan pembaruan memorandum of understanding (MoU) perlindungan dan penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Saya akan bertemu dengan Menteri Sumber Manusia Malaysia dan akan membahas masalah perlindungan TKI kita, dan responsnya baik,” ujar Erman di sela-sela diskusi bertajuk Mencari Sistem Perlindungan TKI yang Efektif, di Kantor Depnakertrans, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta.
Berita selengkapnya
 
 
Jumat, 3 Juli 2009
Suksesi Kepemimpinan Nasional Diharapkan Berakhir Damai
Jakarta, Jagat-Isu.Info: Suksesi kepemimpinan nasional melalui ajang Pilpres 8 Juli mendatang diharapkan berakhir dengan damai dan tidak meninggalkan konflik, kata mantan Menteri Agama Malik Fadjar di Jakarta, Kamis.
Berita selengkapnya
 
  O p i n i  
 
kandar
Kiai dan Doa Restu Politik
Masyarakat harus didorong untuk berani berpikir menentukan pilihannya sendiri tanpa harus dibebani, apalagi dipengaruhi untuk memilih calon tertentu. Pilihan masyarakat tidak harus disamakan dengan pilihan pak kiai. Tugas kiai sebagai pemberi pencerahan masyarakat itu diwujudkan dengan semangat menanamkan sikap kritis masyarakat. Sikap kritis masyarakat itu sangat dibutuhkan sebagai sistem kontrol dan keseimbangan (check and balance) terhadap struktur kekuasaan.
Berita selengkapnya
 
 
ronald
Kampanye Berbau SARA, Memecah Belah Bangsa
Kita berharap, pasangan Capres-Cawapres hendaknya menyadari peran yang harus dimainkan. Janganlah masa kampanye seperti ini justru dimanfaatkan untuk membodohkan rakyat. Misalnya hanya mempromosikan kelebihan fisik, mempraktekkan black-campaign, apalagi menggunakan isu SARA dan mengandalkan uang sebagai daya pikat.
Berita selengkapnya
 
 
umiyati
Rakyat Mencari Capres/Cawapres Yang Berintegritas Dan Bermoral
Seluruh komponen masyarakat diharapkan untuk memilih pasangan calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Cawapres) yang memiliki integritas dan bermoralitas tinggi untuk membangun bangsa dan negara lima tahun mendatang. Jangan beli kucing dalam karung, tetapi pilihkan calon pemimpin yang memiliki integritas untuk membangun bangsa serta bermoralitas dan berakhlak baik. Jika proses pemilihan pemimpin bangsa lima tahun mendatang berjalan tanpa moralitas dan integritas bangsa maka hanya akan menghasilkan pemimpin yang berwatak serigala.
Berita selengkapnya
 
  W a w a n c a r a  
 
Pribadi
Gunakan Hak Pilih untuk Masa Depan Bangsa
Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif 2009, karena suara pemilih sangat penting bagi masa depan bangsa.
Berita selengkapnya
 
 
Tajuk :
KEMERDEKAAN BAGI ORANG DESA
Awal era reformasi, Taufik Ismail dalam puisi Puisi paling pendek -nya berjudul “Merdeka” (1998) menulis : Merdeka! / Belum / Lima tahun setelah reformasi bergulir, Taufik Ismail kembali mempe.....
 
Tajuk lainnya
 
Polling
Pelaksanaan pencontrengan semakin dekat dan rakyat Indonesia mendambakan pemimpin yang amanah untuk mengedepankan bangsa dan negara. Untuk itu, setujukah Anda bila kita tidak memilih pemimpin yang hanya mementingkan kelompok dan golongan?
Setuju
Tidak Setuju
Tidak Berkomentar
banner

Copyright 2004 jagat-isu.info.